Jumat, 07 November 2014

Cara Kerja Hard Disk


Cara kerja hard disk



v  Saat sebuah sistem operasi mengirimkan
data kepada hard drive untuk direkam, drive
tersebut memproses data tersebut
menggunakan sebuah formula matematika
yang kompleks yang menambahkan sebuah
bit ekstra pada data tersebut.

v  Bit tersebut tidak memakan tempat: Di
kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra
tersebut memungkinkan drive untuk
mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak
yang disebabkan oleh variasi dari medan
magnet di dalam drive tersebut.

v Kemudian, drive tersebut menggerakkan
head melalui track yang sesuai dari platter
tersebut. Waktu untuk menggerakkan head
tersebut dinamakan "seek time". Saat berada
di atas track yang benar, drive menunggu
sampai platter berputar hingga sector yang
diinginkan berada di bawah head.

v Jumlah waktu tersebut dinamakan "drive
latency". Semakin pendek waktu `seek` dan
`latency`, semakin cepat drive tersebut
menyelesaikan pekerjaannya.

v Saat komponen elektronik drive
menentukan bahwa sebuah head
berada di atas sector yang tepat untuk
menulis data, drive mengirimkan pulsa
elektrik pada head tersebut.



v Pulsa tersebut menghasilkan sebuah
medan magnetik yang mengubah
permukaan magnetik pada platter.
Variasi yang terekam tersebut sekarang
mewakili sebuah data.


c
u








SSHD

Teknologi Terbaru HD

SSHD (Solid Storage Hybrid Drive)


Ø  HDD memiliki keungulan dalam segi ukuran kapasitas memori yang besar dan harganya yang lebih murah.

Ø  SSD memiliki keunggulan kecepatan dalam pengaksesan data, tetapi memiliki harga yang cukup mahal.

Ø  Dengan menggabungkan kedua jenis drive tersebut, maka didapatlah SSHD, sebuah drive berukuran besar dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada HDD, tetapi dengan harga yang murah.

Ø  SSHD berukuran 3,5 inci tersedia dalam ukuran 1TB dan 2TB, disertai dengan SSD berukuran 8GB. Sedangkan SSHD berukuran 2,5 inci setipis 7 mm yang ditujukan untuk laptop tersedia dalam ukuran 500GB dan 1TB, juga disertai dengan SSD berukuran 8GB.

Ø  Seagate sendiri menjanjikan kecepatan lima kali lebih cepat ketimbang HDD 5.400 rpm di laptop. Sedangkan untuk versi desktop-nya, SSHD dari Seagate
 ini diklaim lebih cepat empat kali lipat ketimbang HDD desktop biasa.






Komponen Hard Disk

 Komponen Hard Disk


Platter 
adalah komponen utama Harddisk yang digunakan sebagai tempat menyimpan Data. platter akan dilengkapi dengan track dan sector, ini menyebabkan mengapa sebuah Harddisk kapsitasnya tidak sesuai dengan yang tertera pada  spesifikasinya ( pasti akan lebih sedikit ), karena trac dan sector akan menyimpan ID pengenal untuk Format Harddisk 

Spindle 
adalah komponen harddisk berupa poros yang digunakan untuk menempatkan Platter dan memutar platter ( spindle motor. kualitas sebuah harddisk di tentukan dari Spindle ini, semakin besar kecepatan putar yang dimiliki oleh spindle berarti kecepatan akses pada harddisk pun akan semakin cepat.



Head
adalah komponen Harddisk yang berfungsi sebagai piranti Pembaca dan penulis pada Harddisk, dimana setiap Platter akan dilengkapi dengan dua buah head harddisk yang berada di atas dan dibawahnya. cepat atau tidaknya proses pembacaan dan penulisan oleh head akan sangat tergantung pada kondisi sector pada platter.


Logic Board
adalah papan utama Harddisk yang dilengkapi dengan piranti penyimpan BIOS Harddisk, sehingga Harddisk akan siap untuk dikenali setiap saat di hubungkan dengan Motherboard.


Actual Axis
adalah sebuah gagang atau media yang menyangga Head agar dapat berada diatas atau dibawah platter.

Ribbon Cable
adalah sebuah kabel yang menghubungkan antara Head dan Logic Board, sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board atau sebaliknya.


IDE Connector
adalah media konektor sebagai penghubung secara fisik antara Harddisk dan Motherboard

Jumper
adalah media harddisk yang digunakan untuk menentukan kedudukan Harddisk pada BIOS motherboard komputer.


Power Connector
adalah media utama tempat untuk menyalurkan sumberdaya bagi Keseluruhan komponen Harddisk 




















By Animart